Living in France 101 : Akhirnya Dapat Resident Card 10 Tahun di Prancis!

Yaaaay! As you can read in the title above… yes, finally we made it!

Perjuangan ku 3-4 tahun terakhir berasanya kayak paid off dan melegakan. Buat yang udah ngikutin perjuangan peradministrasian ku sejak sebelum menikah sampai saat ini, pasti bisa relate. Hidup di Prancis, dalam hal ini sebagai épouse français, pasti tahu banget kalau urusan peradministrasian di sini tuh usahanya panjang dan berliku. Bukannya menakut-nakuti bagi yang sedang berencana menikah dengan WN Prancis atau baru saja pindah ke Prancis ya, tapi memang perjuangannya cukup panjang untuk mendapatkan resident card 10 tahun di sini. Mungkin bagi beberapa orang rasanya mudah, ada juga beberapa orang yang rasanya susah bahkan susah banget.

Aku pribadi, mungkin berada di tengah-tengah ya. Meskipun kemarin saat buat RDV untuk remise de titre de séjour susahnyaaaaa minta ampun, tapi lebih ke kendala teknis sih, soalnya ada beberapa perubahan sistem dari préfecture Seine-Maritime di Rouen itu sendiri. Selain itu, semuanya aman terkendali. Intinya kalau kita follow the rule yang diarahkan dan diberikan oleh OFII/Préfecture sejak awal, kumpulin every single documents yang dikasih sejak awal OFII, ikutan semua sesi formation civique, ikutan formation linguistique, dll, insya Allah kedepannya jadi lebih mudah atau paling enggak you’ll feel just right. Meskipun aku sempat stressful karena susah banget untuk mendapatkan my very first carte de séjour yang 2 tahun, karena Miss Rona merajalela tahun 2020 di Prancis. Urusan peradministrasian pun jadi cukup terganggu.

Kalau kalian sempat baca beberapa blog post ku terdahulu, apalagi saat awal-awal tiba di Prancis yang langsung di-riweuh-kan sama perdokumenan: Living in France 101: Tiba di Perancis, Dokumen yang wajib diurus!, juga ketika aku harus ke kantor OFII untuk wawancara, tes kesehatan, tes kemampuan berbahasa Prancis dll: Living in France 101: Mengurus Visa Long Sejour, Ngapain aja di Kantor OFII?. Lalu, harus memperpanjang ‘nyawa hidup’ di Prancis dengan memperpanjang VLS: Living in France 101 : Setelah Visa Long Sejour (VLS) Habis, Lalu? sampai aku fokus banget mengambil kelas bahasa Prancis terus-menerus sampai +/- selama 1 tahun lamanya, karena target ku untuk mendapatkan sertifikat DELF level B1: Living in France 101 : Kursus Bahasa Prancis + Ujian DELF di Prancis Gratis!.

But anyways, sekarang udah ngerasa lebih lega karena it all paid-off!

Pokoknya kalau kalian juga lagi dalam situasi ingin memperpanjang carte residential 10 tahun, kalian juga harus rajin-rajin untuk buka site: Service Public.fr untuk mengetahui syaratnya apa aja yang dibutuhkan untuk mendapatkan kartu residensi 10 tahun ini. Disitu terinci lengkap, kalau bisa jauh-jauh hari sebelum masa berlaku CDS habis, sudah mulai mengumpulkan semua dokumennya agar memastikan tidak ada yang tertinggal. Karena saat memperpanjang titre de séjour ini aku sudah memiliki anak, jadi préfecture juga meminta kopian akte kelahiran anak ku. Oh iya, untuk biaya timbres fiscaux yang dibutuhkan untuk kartu residensi 10 tahun ini juga sama harganya dengan CDS, yaitu EUR 225. Ingat ya, bayar/beli timbre fiscaux nya sebelum RDV remise de titre de séjour, bukan saat RDV pengumpulan dokumen.

Selain itu yang harus diperhatikan lagi, yaitu dokumen-dokumen pendukung communauté de vie atau dokumen atas nama bersama, seperti lease contract (apartment atau rumah), EDF receipt, RIB, CAF, etc. Kalian harus sediain lagi kopiannya yang terbaru, siapa tahu akan diminta lagi oleh staff di préfecture nya.

Kira-kira hal-hal diatas lah yang harus kalian perhatikan ketika ingin mengurus titre de séjour atau residential card di Prancis. Mudah-mudahan informasinya cukup membantu ya! Good luck untuk yang sedang menjghadapi dengan berbagai urusan administrasi di Prancis~

Bisous,

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: